Berandaโ€บ Kalkulatorโ€บ Roof Drain Calculator
๐ŸŒง๏ธ KALKULATOR GRATIS ยท DRAINASE ATAP

Roof Drain Calculator
Hitung Kebutuhan Talang & Drainase Atap

Hitung jumlah roof drain, ukuran pipa, dan kapasitas drainase atap berdasarkan luas atap dan curah hujan wilayah Indonesia.

Curah hujan per wilayah Indonesia
Koefisien aliran per jenis atap
Rekomendasi ukuran pipa
๐ŸŒง๏ธ
Roof Drain Calculator
Input luas atap dan wilayah โ€” langsung dapat jumlah drain dan ukuran pipa
1
Wilayah / Curah Hujan
Jawa (umum)
150 mm/jam
Jakarta / Jabodetabek
200 mm/jam
Bali & Lombok
120 mm/jam
Sumatera
180 mm/jam
Kalimantan
160 mm/jam
Sulawesi & Papua
200 mm/jam
mm/jam โ€” lihat data BMKG wilayah setempat untuk akurasi lebih baik

2
Jenis Permukaan Atap (koefisien aliran C)
Beton/Dak
C = 0.95
Metal/Zincalume
C = 0.90
Genteng Keramik
C = 0.85
Genteng Beton
C = 0.80
Aspal/Bitumen
C = 0.75
Green Roof
C = 0.30
Polycarbonate
C = 0.70
Gravel/Kerikil
C = 0.65

3
Dimensi & Parameter Atap
meter
meter
โœ…
Hasil Perhitungan
โ€”
โ€”
roof drain
Jumlah yang dibutuhkan
โ€”
L/detik
Debit limpasan total
โ€”
mยฒ
Catchment per drain
Luas Atap Totalโ€”
Curah Hujan Rencanaโ€”
Jenis Atap (koefisien C)โ€”
Debit Limpasan (Q)โ€”
Debit dengan Faktor Amanโ€”
Kapasitas per Drainโ€”
Jumlah Drain (dibulatkan atas)โ€”
๐Ÿ”ง Rekomendasi Ukuran Pipa
โ€”"
Pipa Vertikal (leader)
โ€”
โ€”"
Pipa Horisontal (collector)
โ€”
๐Ÿ’ก Rekomendasi Desain
โ€”
๐Ÿ“Š
Kapasitas Standar Roof Drain & Pipa
Ukuran DrainKapasitas (L/det)Catchment MaxPipa Vertikal
Drain 3" (75mm)3 L/det~72 mยฒ3" (75mm)
Drain 4" (100mm)6 L/det~144 mยฒ4" (100mm)
Drain 6" (150mm)12 L/det~288 mยฒ6" (150mm)
Drain 8" (200mm)20 L/det~480 mยฒ8" (200mm)
๐Ÿ“– Cara Menggunakan Kalkulator Ini
1
Pilih wilayah โ€” curah hujan rencana berbeda tiap wilayah. Jakarta lebih tinggi dari Bali. Atau masukkan manual dari data BMKG.
2
Pilih jenis atap โ€” koefisien aliran (C) berbeda tiap material. Beton hampir semua air mengalir (C=0.95), green roof menyerap banyak (C=0.30).
3
Masukkan dimensi atap โ€” panjang ร— lebar atap proyeksi horizontal (bukan luas miring).
4
Pilih kapasitas drain dan faktor aman โ€” faktor 1.5ร— adalah standar rekomendasi untuk gedung komersial.
โ“ Pertanyaan yang Sering Ditanya
Apa itu roof drain dan bedanya dengan talang biasa?+
Roof drain (floor drain atap) adalah titik pengumpul air hujan yang terpasang rata dengan permukaan atap dak beton, dilengkapi filter sampah. Berbeda dengan talang (gutter) yang dipasang di tepi atap, roof drain biasanya dipakai pada atap datar (flat roof) atau atap dengan kemiringan rendah. Air dikumpulkan lalu dialirkan melalui pipa vertikal ke sistem drainase.
Apa itu koefisien aliran (C) dan mengapa berbeda tiap atap?+
Koefisien aliran (C) menunjukkan proporsi air hujan yang mengalir sebagai limpasan. Beton dak C=0.95 artinya 95% air hujan menjadi limpasan, 5% menguap atau diserap. Green roof C=0.30 karena media tanam menyerap sebagian besar air. Nilai C yang tepat sangat memengaruhi akurasi perhitungan ukuran drain.
Mengapa perlu faktor keamanan dalam perhitungan roof drain?+
Curah hujan aktual bisa melebihi data rata-rata BMKG, terutama saat hujan ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Faktor keamanan 1.5ร— artinya sistem drainase dirancang untuk menampung 1.5ร— debit yang dihitung, sehingga ada cadangan kapasitas saat hujan sangat deras.
Berapa jarak antar roof drain yang ideal?+
Jarak antar roof drain umumnya 10โ€“15 meter, tergantung kemiringan atap dan kapasitas drain. Pastikan titik terendah atap (low point) selalu memiliki drain. Untuk atap datar besar, tambahkan overflow drain sebagai backup pada ketinggian 50โ€“75mm di atas drain utama sebagai perlindungan jika drain utama tersumbat.
๐Ÿ” Cari Loker Arsitek?
Update tiap hari dari 311+ studio & biro Indonesia.
Lihat Semua Lowongan โ†’